HALAL BIL HALAL DAN PELEPASAN PURNABATI GURU MEI 2022

 

Suasana haru mewarnai pelepasan purnabakti Guru yang memasuki masa pensiun. Terpancar kesedihan dari Guru yang  saat ini harus berpisah dengan seorang rekan yang sehari-hari bersama di tempat kerja. Masa purnabakti merupakan keadaan pensiun saat berakhir masa bakti bagi pegawai setelah mencapai batas usia pensiun.

Dalam sambutannya Drs. Deni Triwardana. menjelaskan bahwa acara ini sebagai wujud penghargaan atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah ditunjukkan. “Memasuki masa purna tugas merupakan situasi yang pasti dihadapi oleh Guru,” kata Kepala SMKN 22 Jakarta.

“Pelepasan purnabakti ini digelar sebagai wujud penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya bagi guru yang telah mengabdikan diri sebagai insan amanah, dan dengan suka maupun duka, semua tenaga, pikiran dan ide tercurah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan pahala yang setimpal atas amal bakti sebagai guru yang selama ini dijalankan,” lanjut bapak Deni Triwardana selaku kepala sekolah SMKN 22 Jakarta.

“Tidak semua Guru dapat memasuki fase purnatugas dengan tanpa hambatan. Banyak diantara rekan kita sesama guru yang mendahului kita semua.  Semoga yang telah mendahului kita semua amal ibadahnya diterima disisiNya. Amiin Ya Robbal ‘Alamiin.

Masa purnabakti atau biasa dikenal dengan sebutan pensiun merupakan masa pengakhiran tugas yang bagi Guru tidaklah mudah menghadapinya. Sedangkan memasuki usia pensiun merupakan situasi yang pasti akan dihadapi dan akan mengalaminya.

Berangkat dari hal itu, pada hari kamis (17/06) dua orang guru telah masuk masa purnabaktinya yaitu, Ibu Dra. Ririh Widjajani yang  lahir 21 Desember 1961 dan ibu kelastuti, S.Pd, lahir, 13 April 1962, telah diggelar acara Purna Bakti bagi Guru sebagai apresiasi terhadapnya yang telah memasuki masa pensiun.

Acara bertempat di Aula SMK Negeri 22 Jakarta dan dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan. Acara dimulai dengan sambutan dan kesan dan pesan serta cerita tentang pengalaman beliau selama mengabdi di SMK Negeri 22 Jakarta.

Dra. Ririh Widjajani dengan penuh haru menjelaskan kronologis perjalanannya sebagai Guru Matematika, pertama beliau mengucapkan rasa Bahagia  atas undangan ini, dan sangat berkesan sekali, dan beliau mengabdi di SMKN 22 Jakarta ini sudah 20 tahun, selaku guru Matematika, yang sebelumnya yang mengajar pelajaran Matemaitka adalah: bapak Marijo, BA(alm), bapak Drs. H. Yanto Sadiyanto (alm), yang masih aktif yaitu ibu. Dra. Niwayan, dan bapak Acim Mulyana, S.Si, beliaupun telah menceritakan  tentang pengalaman mengajarnya pernah di  Kota Solo, Semarang, Palembang dan terakhir di Jakarta.

Pesan beliau, Berharap keluarga besar SMKN 22 Jakarta tetap terjalin,  dan silaturrohomi tetap terjaga, saya berdoa semoga SMKN 22 Jakarta semakin maju, Jaya, dan berprestasi dimasa yang akan datang.

Ibu kelastuti, S.Pd, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih atas undangannya, beliaupun telah menceritakan dirinya sudah mengabdi selama 6 tahun sejak menjadi pegawai PNS, SMKN 22 Jakarta adalah tempat aku tumbuh  dan berkembang, yang awalnya tidak punya sahabat tapi sekarang telah memiliki Tim Work yang solid,  aku tidak akan pernah melupan momentum ini. “Kata beliau dengan penuh rasa haru.

Aku pernah mengajar di sekolah swasta STM Perguruan Cikini sudah 26 tahun, dan di SMKN 22 Jakarta sedang di SMKN 22 selama 6 tahun, aku banyak menimba ilmu,  baik oleh Kepala sekolah yang pertama aku kenal yaitu, bapak Drs. H. Uju Juhiwa, M.Pd, aku di tugaskan untuk mengurusi Aset Sekolah, Ibu. Dra. Hj. Rus Prihatini, M.Pd di tugaskan untuk mengurusi taman, dan yang terakhir  adalah Bapak. Drs. Deni Triwardana. Menjadi kepala Jurusan OTKP,.

Ibu kelastuti, S.Pd pada akhir sambutanya mengucapkan banyak terima kasih kepada  kepala sekolah dan para guru yang telah bekerja sama dalam memajukan SMKN 22 Jakarta, dan akhir kata aku pun mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, apalagi ini adalah momentum halal bil halal, apa bila ada salah kata, dan perbuatan yang kurang berkenan di hati teman-teman sekalian, salam sukses untuk bapak dan ibu guru semua.

Acara selanjutkanya adalah pembacaan Doa penutup yang dipandu  oleh bapak Miswan, M.Ag.  dan dilanjutkan acara ramah tamah serta photo bersama.

Dalam acara ini diserahkan juga kenang-kenangan kepada guru yang memasuki masa pensiun. Usai acara tersebut, rangkaian kegiatan pun dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama.

“Kami dari keluarga SMKN 22 Jakarta, ingin mengucapkan “Selamat menjalankan masa purnabakti bagi Dra. Ririh Widjajani dan Ibu kelastuti, S.Pd. Semoga senantiasa sehat dan bahagia lahir batin sehingga dapat terus berkarya yang lebih baik lagi,” From Keluarga Besar SMKN 22 Jakarta.

About Miswan M.Ag, M.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMK Negeri 22 Jakarta