HARUM WANGI SURGA DAN SENYUM MANIS ERIL TERCINTA

Kamis, 26 Mei 2022, di informasikan bahwa  Putra Ridwan Kamil, Emmeril KhaMumtadz (Eril)  dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Aare di Barn, Swiss. Sampai kini, kondisi Eril anak Ridwan Kamil belum juga ditemukan. Diketahui, Eril mengalami kesulitan untuk naik ketika selesai berenang sebelum kemudian terbawa arus yang deras di Sungai Aare Swiss.

Perjalanan Eril dan keluarga ke Swiss dengan tujuan untuk mencari sekolah S2. Hal tersebut lantaran Eril adalah mahasiswa tingkat akhir sebentar lagi akan lulus dari S1 jurusan Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB). “Dalam kegiatan mencari sekolah dan beasiswa ini, inalilahi wainalilahi rojiun terjadi musibah. Beliau (Eril) hanyut ketika berenang di sungai,” kata Elpi dalam keterangan pers secara daring pada Jumat, 27 Mei 2022.

Namun setelah melakukan pencarian selama kurang lebih 2 minggu, akhirnya jenazah putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril berhasil ditemukan. Jenazah Eril sendiri diketahui berhasil ditemukan di bendungan Engehalde Bern pada Rabu (8/6/2022).

Sumber berita ini didapat melalui akun Instagram, Ridwan Kamil kembali berada di Swiss juga turut bersaksi mengenai kondisi jenazah sang anak yang masih utuh. Bahkan, dalam Instagram Storiesnya, gubernur Jawa Barat ini turut menyampaikan alasan mengenai kondisi jenazah Eril yang tetap utuh meski telah hilang selama 14 hari. Subhanallah…

Dan sosok yang pertama kali menemukan jenazah anaknya. Ia diketahui bernama Geraldine Beldi dan berprofesi sebagai guru SD di Bern, Swiss.

Rasa syukur yang tak terbendungkan diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan mengucapkan rasa syukurnya kepada Yang Maha Esa sebab jenazah dari putra sulungnya,  Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss pada Rabu 8 Juni 2022 pagi dalam kondisi utuh.

MASYA ALLAH, walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh lengkap tidak kurang satu apapun,” tulis pria yang karib disapa Kang Emil ini dalam Instagram resminya, Jumat (10/6/2022).

Beliaupun melanjutkan rasa syukurnya kepada Yang Maha Esa denga ucapan, “ALHAMDULILLAH YA ALLAH,..  (jenazah) tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan, telinga sempurna persis seperti saat Eril lahir,” tutur Emil.

Proses pemakaman jenazah Eril

Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz dimakamkan di Cimaung, Bandung

Mobil yang membawa jenazah Eril tiba di area pemakaman pukul 10.23 WIB. Proses pemakaman hanya dibolehkan bagi keluarga. Sementara para pelayat berada di tenda yang disiapkan.

Tepat pada pukul 11.15 WIB, Senin (13/06), jenazah puteranya Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, dengan memasukkan tanah pertama ke liang lahad, Ridwan Kamil tampak didampingi istrinya Atalia Praratya dan keluarga. Prosesi pemakaman jenazah Eril diawali dengan lantunan azan. Kemudian peti jenazah Eril diturunkan ke liang lahad. Setelahnya, Ridwan Kamil memasukkan tanah pertama ke liang lahad makam Eril.

Ridwan Kamil ucapkan terima kasih ke Jokowi-Ma’ruf

“Atas nama keluarga almarhum Emmeril Kahn Mumtadz, saya yang pertama menghaturkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo, kepada Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin, kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju,” ujar Ridwan Kamil usai pemakaman Eril di Cimaung, Bandung, Senin (13/06).

Pesan tersirat dari bapak Ridwan Kamil untuk kita semua.

# KAPAN KITA PULANG.#

Kisah tentang Eril, anak lelaki kesayangan kami. Hakekatnya adalah cerita tentang kita semua dari kita, pasti akan pulang. Dengan waktu, tempat dan cara kita tidak akan pernah selalu tahu.

Hidup di dunia ini sesungguhnya adalah tentang perjalanan bukan tujuan. Dan seperti cerita setiap perjalanan, kisah selalu dimulai dari titik awal. Dan kisah akan selesai di sebuah titik akhir. Dan untuk setiap yang datang, pasti akan ada saatnya untuk kembali pulang.

Agar perjalanan selamat, maka petunjuk jalan dan bekalnya harus kita siapkan. Petunjuk jalan adalah keimanan. Bekal perjalanan adalah anfauhum linnas, yaitu tas berisi pahala amal-amal kebaikan kita.

ltulah hakekat cerita Ananda Eril.

Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan, bahwa,sesungguhnya ia sudah selesai dengan perjalanan. Paripurna hidupnya dengan segala amalnya. Ia berpulang kepada pemilik sesungguhnya sesuai jadwalnya. Jadwal yang sudah tertulis di kitab takdir Allah yaitu Lauhul Mahfudz.

Seandainya kami bisa bertukar tempat. Seandainya. Pastilah itu yang setiap orang tua akan lakukan. Kamu sejatinya adalah pahlawan. Sungguh kamu diam-diam ternyata sudah menyimpan bekal untuk perjalanan pulang itu Ril. Masyaallah.

Dan tenanglah dimanapun kamu berada Ril, sesungguhnya, ridhallahu fi ridhawalidain. Ridla Allah akan menyertaimu sekarang, karena kami, kedua orangtuamu sudah ikhlas dan rida melepas kepulanganmu.

Walau suatu saat nanti kami ingin berseru “Allahu Akbar” jika suatu hari Allah izinkan pertemuan dengan jasabmu.

Jika ada dosa dari kami selama ini, kami mohon maaf kepadamu atas segala kekurangan kami, demikian pula sebaliknya. Apapun itu. Agar kamu tenang bersamanya.

Teriring doa kami di setiap helaan napas dan tetas air mata ini untukmu anakku.

Sungai Aare akan terang benderang, karena jutaan doa-doa ini, akan menjadi cahaya yang menerangi ketenangan tempatmu sekarang Ril.

Sampai kita berjumpa lagi, saat kamu bukakan pintu gerbang itu ,Jadi kapan kita pulang..? Kita tidak ada pernah tahu..

Namun, jika panggilan pulang itu datang, pastikan bekal cukup.

Betn, Swiss 2 Juni 2022. Ridwan Kamil.A Proud Fother of Emmeril.Khan Mumdz.

Ungkapan dari penulis dari paparan kisah diatas adalah:

Kebaikan seseorang tidak akan pernah tertukar, Allah telah menampakanya dengan keuasaanNya, hari ini kita bisa belajar dari kisah Emmeril KhaMumtadz (Eril),  Eril setelah dua pekan memunculkan jasadnya dalam kondisi utuh masih tetap tampan wajah dengan senyum manis yang menoleh ke kanan dengan indahnya, harum wangi bau tubuhmu tersucikan air Aare Swiss yang jernih.

Berjuta orang tak henti-hentinya turut mendoakannya, kiriman bunga sudah tak terhitung jumlahnya, ini bukti kebaikan yang telah terukir sebelumnya, sebagai bukti jasadmu yang sempat menghilang, namun Tuhan mengembalikanmu untuk orang tercinta, wajah tampan dengan senyum manis tercium bau surga dari jasadmu tersucikan air jernih sungai Aare jadikan jasadmu utuh seperti semula, eril kini engkau telah pergi dan bidadari telah menantimu di pintu surga memanjakanmu sebagai penghuninya untuk selamanya.

Motivasi hidup

 

Sumber: https://www.liputan6.com

About Miswan M.Ag, M.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMK Negeri 22 Jakarta