TRAINING OF TRAINER MENJADI GURU PELOPOR MODERASI BERAGAMA

Kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI Jakarta, mengajak para guru Agama PAI dan Guru umum untuk terus mencegah munculnya aksi terorisme. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 30 Maret 2022,  bertempat lantai dasar ruang Harmoni 6 dan 7  Hotel Harper MT. Haryono Jl. MT Haryono Kav. 6-7 (Jl. Biru Laut X). Cawang, Jakarta Timur.

Adapun tema yang diusung kali ini adalah Traning of trainier menjadi guru pelopor Moderasi beragama, yang bertajuk:  “Moderasi beragama sebagai strategi pencegahan terorisme” dan lomba pembuatna bahan ajar video pendek sosiodrama moderasi beragama melalui forum  koordinasi pencegahan terorisme (FKPT) DKI Jakarta. Kegiatan ini dimulai dari  pukul 08.00 s.d 16.00 WIB.  yang telah dihadiri oleh 70 guru agama dan guru umum (Rabu, 30/3)

Yang diutus dari SMKN 22 Jakarta, untuk menghadiri acara tersebut adalah  bapak Miswan, M.Pd dan bapak Acim Mulyana, S.Si. dan bertemu juga dari guru dari SMKN 51 Jakarta,  yang diwakili oleh Bapak. H. Abdul Rozaq, M.Pd, dan  bapak Maulana, S.Ag, sedangkan dari SMKN 58 diwakili oleh: bapak Ahmad Jazuli, S.Pd.I, kebetulan kita duduk dalam 1 meja.

Direktur Pencegahan BNPT, telah  membuka secara resmi kegiatan acara ini, dalam sambutannya beliau mengatakan:

Ada 4 ciri–ciri seseorang sudah terjangkit paham teroris yaitu: Pertama Menganggap Pemerintahan Demokrasi adalah pemerintahan yang Thagut, Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada setiap yang disembah selain Allah yang rela dengan peribadatan yang dilakukan oleh penyembah atau pengikutnya, atau rela dengan ketaatan orang yang menaatinya dalam melawan perintah Allah. Kedua Identik dengan Kekerasan, Terorisme selalu identik dengan kekerasan, dam merupakan puncak dari kekerasan. Terorisme dapat juga diartikan menakut-nakuti atau menyebabkan ketakutan, sedangkan teroris berarti orang atau pihak yang selalu menimbulkan ketakutan pada pihak lain, ke tiga Berwujud Teror baik secara Fisik ataupun Mental, Terorisme adalah tindakan yang berwajah ganda, karena bentuknya yang diwujudkan dengan berbagai cara, baik berupa teror fisik maupun teror mental. Teror fisik yaitu teror untuk menimbulkan ketakutan, kegelisahan melalui sasaran fisik jasmani dalam bentuk pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan, penyanderaan penyiksaan dsb, sehingga nyata-nyata dapat dilihat secara fisik akibat tindakan teror. Ke empat Terdapat Pengorbanan baik Materi ataupun Nyawa, Terdapat dua alasan utama yang mendasari munculnya aksi terorisme. Pertama, dorongan ideologi, berwujud pada kebencian terhadap pihak yang menindas kelompok mereka, Kedua, alasan ekonomi. Tekanan ekonomi yang dialami oleh teroris.

Sebagai materi pertama telah disampaikan oleh:Wakil ketua FKUB DKI Jakarta yang mengangkat tema: pencegahan terorisme berbasis pemahaman  agama, sosial dan budaya, sedangkan materi ke dua sampaikan  oleh: Sholehuddin,  beliau adalah dosen UHAMKA  yang mengangkat tema: Pembuatan Bhan ajar berupa video pendek sosiodrama moderasi beragama. Pemberi materi menjelaskan:  Ciri-ciri orang yang moderat adalah: mau berkerja sama, Terbuka/inklusif, Rasional, Rendah hati dan Memberi manfaat.

Dan salah satu upaya guru untuk menumbuhkan  moderasi beragama menurut beliau, adalah:

  • Menjadi “role model” dalam pemahaman sikap dan Tindakan
  • Memasukan nilai-nilai moderasi beragama
  • Penggunaan pendekatan strategi dan metode pembelajaran yang moderat ( misalkan Pendekatan Multikultural dan menggunakan ICT
  • Penyediaan buku-buku (konten moderasi beragama)
  • Pendampingan pemahaman keagamaan peserta didik

Dalam rangka  memvaksin paham Terorisme  yang sudah menggurita, maka bapak Sholehuddin, mengajak kepada semua guru  dari mulai PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA/MAK   untuk membuat  video pendek tentang tentang MODERASI beragama, dengan durasi maksimal 8 menit, Adapun ketentuan  lomba dan seleksi adalah sebagai berikut:

  • Pengiriman materi lombaan mulai bulan Maret – November 2022
  • Seleksi: Provinsi : Oktober 2022, seleksi di tingkat Provinsi oleh Pengurus FKTP masing-masing Provinsi untuk kmenentukan 15 karya terbaik untuk dikirimkan  mengikuti seleksi  Nasional
  • Nasional: November 2022, seleksi di tingkat nasional dilakukan olhe  Dewan Juri yang ditentukan oleh BNPT
  • Pengumuman Juara Perlombaan: Desember 2022

Adapun Mekanisme pengiriman Materi lomba

  • Karya lomba yang dikirim disertai identitas diri dengan jelas dan surat keterangan dari  kepala sekolah
  • Karya lomba yang dikirimkan menjadi milik panitia

Alur pendaftaran:

link: informasi alur pendaftaran

About Miswan M.Ag, M.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMK Negeri 22 Jakarta