PANIT BIMAS  POLSEK PASAR REBO MENJADI PEMBINA UPACARA DI SMKN 22 JAKARTA

Jakarta, 29 Agustus 2022, SMKN 22 kembali melaksanakan upacara bendera, yang dimulai pukul: 06.30 s.d 7.30, yang bertugas sebagai kelas XII KTJ 2, Upacara kenaikan bendera dapat berjalan dengan lancar dan tertib, sedangkan yang bertindak pembina Upacara pada hari ini adalah dari kapolsek pasar rebo, yang Bernama: Iptu Kusman SH  Panit Bimas Polsek Pasar Rebo.

Gambar: Para Petugas upacara kelas XII KTJ 2

Dalam sambutannnya beliau mengatakan beberapa pesan yang sangat penting bagi pelajar SMKN 22 Jakarta yang berjudul: “Dampak Tauran dan Narkoba  bagi siswa dan solusi yang harus dilakukan”.

“Bapak/ ibu guru serta anak-anaku yang berhagia, sebagai pembina  upacara akan menyampaikan tentang Tauran Remaja, tauran biasanya dilakukan secara kelompok dengan menggunkan bantuan benda keras, benda tumpul, bahkan dengan senjata tajam, yang berakibatnya akan banyak memakan korban, baik luka bahkan bisa meninggal dunia, bisa  merusak sarana umum, sebagaimana pepatah mengatakan: Menang jadi arang kalah jadi abu. “Ujar Pembina Upacara.

Apasaja sih faktor yang menyebabkan terjadinya tauran?  “Lanjut  beliau.

Yang menjadi penyebab banyak siswa yang terlibat Tauran adalah:

  1. Faktor lingkungan, yang awalnya biasa saja, tidak mau berbuat negative, karena terpengaruh dengan teman- temannya,  misalnya jika tidak ikut, bisa mendapatkan tekanan bahkan bisa di bully, di kucilkan dan dianiaya, di ejek,  bahkan  bisa juga terpengaruh dari alumninya  yang sering  nongkrong, dan akhirnya diajak untuk tauran.
  2. Faktor lingkungan tempat tinggal: biasanya berawal dari sering bergaul dengan teman sebayanya yang nongkrok di pojok jalan sampai larut malam, akhirnya mereka merokok, terlibat miras, bahkan  sampai mengejek dan akhirnya akan menimbulkan terjadi tauran.
  3. Faktor keluarga, pengaruh sangat besar dalam pembinaan di keluarga, mungkin status sosial, karena tempat yang kurang representative, atau kurang perhatian orang tua, atau broken home,  maka anak2 nya akan memperaktikan diluar lingkungannya.
  4. Factor Media, tidak asing lagi, sudah tidak begitu mudah untuk mengakses di ineternet, contoh berita tauran, lemparan batu,  saling mengejek  di medsos baik secara individual ataupun kelompok,  oleh karena itu, harus di seleksi, group-group yang  membahayakan diri kita.
  5. Tidak bisa menahan emosi, dan mengontrol hawa nafsunya, sehingga akan timbul tauran antar pelajar yang berakibat  meruginya baik keluarga, lingkungan maupuan sekolah.

Solusinya”

  1. Kalau pulang jangan rame-rame, sehingga pelajar lain mengundang tauran
  2. Pihak sekolah memfasilitasi kebutuhan siswa, dengan adanya ekstarkurikuler, begitu pula dari keluarga
  3. Pihak sekolah menggandeng stacholder dari BP  ke pihak yang terkait.

Tauran identiknya adalah penggunaan NARKOBA, Narkotika = obat bius apaila dikonsumsi si pemakan akan hilang rasa, contohnya Morpin, tetapi dikalangan remaja di salah gunakna, KO, Psicotorfika: obat2 yang tidak mengandugn narkotik, ontoh, batuk, pilek, nyeri haid,  akan tetapi dengan rekayasa  kimia, di campur, maka kanudnganya akan berubah sehingga memiliki Narkotika,

Ekstasi, sabu-sabu, leston, dumolik, ini akan mempengaruhi mental dan tingkah laku si pemakai, BA; bahan-bahan aktif bila di konsumsi dipemakai akan menyebabkan ketagihan, jika tidak mengkonsumsi, badan akan terasai sakit, pusing, bepal2, dan munta contoh: “ Meroko”, kalau terbiasa  merokok, badanya akan pusing, “KOPI”

Keismpulan :

  1. Tauran adalah perbuatran negatik yang melanggar hukum akan menimbulkan pidana, dan orang tua, dan akan memupus cita-cita masa depan, jika anak2 terlibat tauran dan terluka, tidak bisa jalan , maka akan merugikan sendiri.
  2. Narkoba berawal suka diajak minum2, beraktiat terasa mual-mual, akhirnya menimbulkan pusing dan muntah, itu Namanya Narkoba, awal efeknya terasa 100% pusing, tahap kedua, 50 %mual & 50% pusing dan akhirnya 70%, terasa enak dan 30% sakitnya.
  3. Hargai waktu ketika kalian masih bersekolah di SMKN 22 Jakarta ini, usahakan semaksimalkan mungkin jangan kaliau buang dengan sia-sia tanpa Makna, kalau waktu akan terbuang tidak bermaksna maka kalian akan merugi, karena waktu tidak akan kembali lagi dan prestasi kalian akan tersaingi oleh teman yang memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, tata masa depan dengan rencana yang jelas, jauhi narkoba, tauran dan peruatan lain-lain yang akhirnya akan menyesal di kemudian hari. Bapak berdoa semoga kalian semua menjadi anak-anak  yang  bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga banga dan Negarannya.

setelah pelaksanan upacara selesai maka,  telah dibacakan bagi pera pemenang lomba diataranya adalah lomba permainan silat sebagai juara 1 dengan kata gori Tendang, atas nama Ananda Ibra Saputra

Semoga SMKN 22 Jakarta,  dengan prestasi yang telah di raihnya menjadi semakin Jaya, dan menjadi sekolah yang terbaik di DKI Jakarta. Amiin Ya robbal ‘alamiin

About Miswan M.Ag, M.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMK Negeri 22 Jakarta